LPPSLH - Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya dan Lingkungan Hidup

LPPSLH Lakukan Upaya Mendorong Peningkatan Pendapatan Petani Gula

Strategi pemberdayaan petani gula kelapa

LPPSLH Lakukan Upaya Mendorong Peningkatan Pendapatan Petani Gula РPengorganisasian komunitas gula kelapa bertujuan untuk membangun kelembagaan koperasi petani gula kelapa yang kuat dan memiliki peran kendali dalam rantai nilai. Dalam pengorganisasian tahap pertama dibangun kelembagaan koperasi yang anggotanya berasal dari kelembagaan kelompok petani gula kelapa sekaligus anggota ICS. Kelembagaan koperasi berfungsi membuka akses pasar komoditas petanian dan sekaligus melakukan penguatan permodalan koperasi. Penguatan permodalan maka akan mengurangi ketergantungan petani gula kelapa kepada pengepul sehingga akan menaikan posisi tawar  penentuan harga produk.

LPPSLH Lakukan Upaya Mendorong Peningkatan Pendapatan Petani Gula

Untuk menentukan harga, kualitas gula kelapa di koperasi petani, diklasifikasikan sesuai dengan grade nya.

LPPSLH Lakukan Upaya Mendorong Peningkatan Pendapatan Petani Gula. Strategi koperasi dalam memperoleh akses pasar yang lebih baik yaitu dengan menjalankan sistem penjaminan produk untuk meningkatkan kualitas dan membangun kerjasama dengan buyer sehingga akan terbangun jaringan pasar. Selain itu melalui pengorganisasian petani pengarusutamaan gender dengan peningkatan kapasitas pemahaman yang akan mendorong relasi yang adil antar aktor rantai nilai. Dengan adanya pemahaman gender akan meningkatkan hubungan kerjasama antara laki-laki dan perempuan ditingkat rumah tangga dalam pengelolaan produk yang berkualitas. Di sisi lain dengan meningkatnya kerjasama antar aktor rantai nilai akan semakin terbuka pasar yang berkeadilan.

LPPSLH Lakukan Upaya Mendorong Peningkatan Pendapatan Petani Gula. Pendapatan petani gula kelapa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor itu antara lain jumlah produk yang terjual, tingkat efisiensi biaya produksi, tingkat pengembangan usaha dan tingkat pengeluaran atau pemenuhan hidup rumah tangga. Dengan meningkatnya pendapatan petani gula kelapa akan memperkuat kelembagaan koperasi yang memiliki usaha simpan pinjam untuk memperkuat akses anggota terhadap permodalan dan mengurangi tingkat hutang terhadap pengepul. Ketergantungan terhadap pengepul yang menurun akan menaikan posisi tawar petani terhadap harga jual produk. Melalui peningkatan kapasitas petani dalam manajemen ekonomi rumah tangga akan meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan pendapatan. Kemampuan pengelolaan ekonomi rumah tangga sangat penting agar dengan adanya peningkatan pendapatan, petani tidak berperilaku konsumtif. Dengan pengelolaan ekonomi rumah tangga yang baik, petani bisa mengatur keuangan untuk pemenuhan kebutuhan dan juga untuk pengembangan usaha taninya.

Meningkatnya kemampuan dalam pengelolaan usaha, petani bisa melakukan efisiensi biaya produksi melalui pengembangan tungku hemat bahan bakar. Sehingga akan mengurangi penggunaan kayu bakar yang sebagian besar dipenuhi dengan membeli akibat kelangkaan bahan bakar. Semakin efisiensi dalam produksi akan mendorong petani akan meningkatkan pengembangan usaha.

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Informasi Lainnya