LPPSLH - Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya dan Lingkungan Hidup
Barid Hardiyanto menjadi fasilitator isu kehutanan

LSM Ke Depan, Mau Bergerak Kemana?

Saat demokratisasi belum berjalan baik, LSM sangat tepat bergerak dalam kerja-kerja pemenuhan hak sipil dan politik. Maka serangkaian aksi dilakukan mulai dari diskusi, menyebarkan selebaran propaganda, demonstrasi, petisi, negosiasi, pendudukan lahan dan banyak lainnya. Tetapi seiring dengan proses demokrasi yang lebih terbuka, perlu ada penyelarasan dengan konteks situasi terkini. Proses Read more…

Pendampingan Pasar Tradisional di Purbalingga

Dampak Pembangunan Pasar Bobotsari

Memasuki bulan Nopember dan Desember ini cuaca sering kali hujan, sehingga menyebabkan kita enggan untuk beraktivitas. Begitu juga dengan pedagang yang ada di pasar Bobotsari, hujan ternyata menghambat kegiatan jual beli apalagi ditambah jika terjadi mati lampu di pagi hari sudah pasti jumlah pedagang yang ada di shelter berkurang. Keadaan Read more…

Pelatihan CO bagi Komunitas MSM Kabupaten Banyumas Untuk Penanggulangan HIV

Pelatihan CO bagi Komunitas MSM Kabupaten Banyumas Untuk Penanggulangan HIV – Pada Desember 2013 lalu, Sub-sub recipient (SSR) LPPSLH wilayah Kabupaten Banyumas melakukan Pelatihan Community Organizing (CO) untuk komunitas gay dengan jumlah peserta 20 orang, materi yang disampaikan berkaitan dengan keorganisasian di komunitas MSM. Selain masalah keorganisasian materi juga berkaitan Read more…

Analisa Anggaran Berperspektif Gender

Perempuan Bicara tentang Anggaran

Seorang aktivis yang kerap lalu lalang di kantor pemerintah bertutur pada saya, tentang hak informasi dan tanggung gugat anggaran yang dia kerjakan belakangan ini. Saya hanya bengong saja mendengarkan beberapa istilah asing, seperti Dana Perimbangan, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Silpa, Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung. Pada tanggal Read more…

Selayang Pandang PIKM Kampung Sri Rahayu

Menjadi hal yang biasa jika berbagai cerita mengalir dari Kampung Sri Rahayu. Problematika sosial dan karakteristik masyarakatnya yang kompleks membuat kampung ini terbilang unik. Dengan mayoritas penduduk yang berasal dari luar kabupaten Banyumas, serta mata pencaharian seperti pengemis, pengamen, pekerja seks, bahkan mafia kelas ‘kroco’ sampai kelas ‘kakap’ pun dapat Read more…