Detail Profil Pendamping
Ika Anggun Budi Lestari, S.E.
Keahlian
-
Profesional di bidang akuntansi
-
Manajemen keuangan
Lokasi : Purwokerto
Ika Anggun Budi Lestari, S.E. adalah seorang profesional di bidang akuntansi dan manajemen keuangan program dengan pengalaman lapangan yang solid. Ika menyelesaikan pendidikan tingginya di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) dan meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) dari Program Studi Akuntansi pada tahun 2007. Latar belakang pendidikan ini memberikan fondasi yang kuat bagi kariernya dalam pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan.
Dalam perjalanan kariernya, Ika memiliki spesialisasi dalam administrasi keuangan untuk proyek-proyek pembangunan yang didanai oleh donor internasional. Selama lima tahun (2016–2020), ia memegang peran kunci sebagai Staf Keuangan di Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya dan Lingkungan Hidup (LPPSLH) untuk berbagai program kesehatan masyarakat. Ia bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan Program Penjangkauan Perempuan Pekerja Seks (PSP) dan Laki-laki Berisiko Tinggi (LBT) di Kabupaten Banyumas dan Cilacap, bekerja sama dengan mitra strategis seperti Global Fund, UNFPA, KALANDARA, dan KPAN. Selain itu, ia juga menangani pelaporan keuangan untuk program Indonesia HIV Response: Accelerating the Achievement of the “Three Zeros” bersama Spiritia dan LAKPESDAM NU Jawa Tengah.
Selain sektor kesehatan, Ika juga berpengalaman mengelola keuangan untuk proyek lingkungan dan keberlanjutan. Pada periode Juli 2016 hingga Maret 2018, ia dipercaya sebagai Staf Keuangan untuk Proyek Kemakmuran Hijau (Green Prosperity Project) yang didanai oleh MCA-Indonesia. Dalam peran ini, ia bertugas menyusun laporan pengelolaan keuangan, berkoordinasi dengan Koordinator Proyek terkait laporan lapangan, serta memastikan penyimpanan dokumen keuangan yang rapi selama proyek berlangsung.
Keahlian Ika mencakup penyusunan laporan keuangan program, koordinasi lintas manajerial, dan manajemen arsip keuangan yang sesuai dengan standar audit. Ia memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik dalam Bahasa Indonesia serta kemampuan Bahasa Inggris yang baik, mendukung kinerjanya dalam lingkungan proyek multi-stakeholder.