Detail Profil Pendamping

M. Iqbal Tamimi, S.E.

Keahlian

  • Praktisi pemberdayaan masyarakat

  • Spesialis pendampingan lapangan

Lokasi : Purwokerto

Iqbal Tamimi, S.E. adalah seorang praktisi pemberdayaan masyarakat dan spesialis pendampingan lapangan. Ia merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Pembangunan dari Universitas Wijayakusuma Purwokerto (UNWIKU), sebuah latar belakang pendidikan yang memberinya perspektif kuat dalam pengembangan ekonomi pedesaan dan kesejahteraan komunitas.

Keahlian teknis utama Iqbal terletak pada manajemen sistem penjaminan mutu organik atau Internal Control System (ICS) dan sertifikasi komoditas pertanian. Ia memiliki pengalaman mendalam dalam mengelola sertifikasi organik untuk komoditas gula kelapa, mulai dari peran sebagai ICS dalam program pengembangan usaha bersama Yayasan Dompet Dhuafa Republika (2019–2020) di Banyumas, hingga mengelola sertifikasi wilayah Purbalingga dan Banyumas bersama PT. Berkat Tani Indonesia (2021–2022). Jangkauan kerjanya meluas hingga ke Kalimantan Timur, di mana ia terlibat dalam program peningkatan pendapatan petani lada dan pala berbasis pertanian berkelanjutan di wilayah Pantai Selatan Berau bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (2022).

Selain sektor agraris, Iqbal juga memiliki rekam jejak solid sebagai Pendamping Lapangan dalam isu kesehatan masyarakat. Selama dua tahun berturut-turut (2020–2021), ia menjadi garda terdepan dalam respons penanggulangan HIV/AIDS di Jawa Tengah (Banyumas, Cilacap, Brebes, Purbalingga, Magelang, dan Semarang). Program ini dijalankan di bawah kerangka kerja Global Fund bersama mitra strategis seperti Spiritia, LAKPESDAM NU, dan KALANDARA, dengan tujuan eliminasi epidemi AIDS pada tahun 2030.

Sejak tahun 2023, Iqbal memantapkan kariernya sebagai Staf Program Pedesaan dan Kewirausahaan Sosial di Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya dan Lingkungan Hidup (LPPSLH). Kapasitasnya didukung oleh berbagai pelatihan spesifik, termasuk pelatihan sertifikasi organik dan budidaya tanaman rempah, yang memperkuat perannya dalam memajukan kemandirian ekonomi petani desa.