Rapat Tahunan: Manajemen Organisasi yang Transparan, Akuntabel, dan Amanah untuk Keberlanjutan Amal Usaha LPPSLH. Jum’at, 28 April 2017, bertempat di Balai Pendidikan dan Latihan Banyumas. Yayasan LPPSLH dengan dihadiri oleh semua unit usaha yang dimilikinya berkumpul untuk melaksanakan rapat tahunan. Pada tahun ini LPPSLH sudah berusia 30 tahun menurut akta notaris. Sebagai NGO senior yang masih mampu bertahan hingga saat ini, LPPSLH dapat menjadi salah satu inspirasi yang baik bagi NGO lain. Karena, boleh dibilang NGO seangkatan LPPSLH banyak yang sudah tumbang saat ini.

Tak heran jika dalam perkembangannya selama kurun waktu lebih dari 30 tahun terakhir, LPPSLH telah mengalami berbagai masa perubahan struktur kelembagaan dan beberapa inisiasi pengembangan unit usaha. Sedangkan pada pengembangan unit usaha, LPPSLH merintis pendirian unit usaha untuk mendukung keberlanjutan kelembagaan dan juga mengembangkan potensi sumberdaya yang dimiliki, baik sumberdaya yang ada di komunitas atau pun sumberdaya manusia yang dimiliki.
Beberapa inisiasi pengembangan produk rakyat, khususnya produk yang dihasilkan oleh komunitas dampingan LPPSLH, menjadi salah satu dasar pendirian CV.P3R sebagai unit usaha. Selanjutnya LPPSLH juga berinisiatif membentuk Baitul Maal Wattamwil (BMT) sebagai salah satu upaya untuk menanggulangi kesulitan yang dialami oleh komunitas dampingan dalam mengakses keuangan dan perbankan, sebelum akhirnya BMT ini bertransformasi menjadi Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Khasanah Ummat. Selain itu, LPPSLH juga mendirikan PT.LPPSLH Consultant yang berfokus memfasilitasi berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah. PT.Daya Mandiri Production dan PT.Jaya Mandiri Travel yang memberikan dukungan untuk pengembangan media di LPPSLH dan juga transportasi.
Menilik itu semua, pengelolaan manajemen yang baik tentu menjadi salah satu hal yang penting dalam keberlanjutan sebuah lembaga. Maka pada Rapat Tahunan kali ini, LPPSLH mengangkat sebuah tema besar mengenai Manajemen Organisasi yang Transparan, Akuntabel, dan Amanah untuk Keberlanjutan Amal Usaha LPPSLH.
Adapun topik yang dibahas dalam agenda rutin Rapat Tahunan 2017 ini adalah mengenai sejarah pendirian Yayasan LPPSLH yang disampaikan oleh Ir.Syarifuddin Nur, M.Si selaku salah satu pendiri Yayasan LPPSLH. Mengenai Keberlanjutan dan Pengembangan Visi LPPSLH yang disampaikan oleh Drs.Arif Wahidin, M.Si yang saat ini berperan sebagai Ketua Pembina Yayasan LPPSLH.
Rapat Tahunan adalah salah satu agenda rutin kelembagaan yang dilaksanakan untuk merefleksi mandate dan amanat Yayasan LPPSLH, serta melihat kembali manfaat yang telah diberikan kepada penerima manfaat yang tak lain adalah kaum marginal, baik itu dari lingkup pedesaan atau pun perkotaan.








