Langkah Demi Langkah Wujudkan Pertanian Gula Organik – Ternyata untuk memulai menggerakan pertanian organik itu tak bis alangsung begitu saja dilakukan. Termasuk juga dengan pertanian gula organik, terlebih di Indonesia, dimana kita tahu banyak tanaman, lahan, sawah, dan perkebunan yang sudah tercemar pupuk kimia buatan dan juga pembasmi hama kimia.
Nah, untuk memulai menggalakan pertanian gula organik, LPPSLH bersama tim sertifikat organik nya ini melakukan beberapa langkah awal yang cukup konsisten. Misalnya melalui kegiatan Pembinaan dan Pendampingan Teknis Sentra Industri Gula dilakukan melalui beberapa tahapan yang sistematis untuk memperoleh output yang maksimal sesuai dengan maksud dan tujuan kegiatan. Adapun tahapan kegiatan yang dilaksanakan adalah mulai dari kegiatan pra pembinaan dan pendampingan.
Kegiatan pra pendampingan ini merupakan kegiatan pembekalan team pendamping, pembekalan tenaga pendamping lapang dengan tujuan memberikan pemahaman dan ketrampilan kepada Pendamping Lapang yang akan melaksanakan kegiatan. Ada juga kegiatan Assessment yang dilakukan untuk memperoleh data dan gambaran awal kegiatan Pembinaan dan Pendampingan Teknis Sentra Industri Gula Organik di Kabupaten yang akan menjadi pusat pertanian. Dalam kegiatan assessment ini team pendamping telah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan memperoleh data awal yang dibutuhkan.
Selain itu, kegiatan selanjutnya yang menjadi langkah awal untuk mewujudkan pertanian organic di suatu daerah adlaah kegiatan Presentasi Laporan yang bertujuan untuk memberikan informasi hasil assasement dan pemetaan awal yang telah dilakukan oleh team Pendamping Lapang terhadap Pihak Pertama untuk mendapatkan inputan dalam pelaksanaan kegiatan berikutnya.
Kemudian ada juga kegiatan selanjutnya adalah pembinaan dan pendampingan. Adapun beberapa kegiatan pelatihan praktik yang dilakukan oleh Pendamping Lapang yang berada di desa yang memiliki potensi pertanian organik.
Beberapa kegiatan pembinaan dan pendampingan yang akan dilaksanakan antara lain Sosialisasi Pertanian Organik, Pembinaan dan Pendampingan Teknis Sentra Industri Gula ini adalah kegiatan pendampingan dan pelatihan tentang tata cara membuat produk gula kelapa yang berkualitas dan higienis. Serta Pendampingan Qms (Quality Management System), kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan kualitas produk gula kelapa yang telah diproduksi oleh kelompok IKM mulai dari hulu ke hilir, dimulai dari proses pengambilan nira sampai dengan proses paska produksi yang didukung oleh prasarana dan peralatan yang terstandar. Juga pembentukan kelompok penjaga mutu yang disebut Internal Control System untuk menjaga kualitas produk kelompok.
Dan yang terakhir namun menjadi ujung tombak pertanian organik yang berkelanjutan adalah Pendampingan Rantai Nilai. Dalam kegiatan Pembinaan dan Pendampingan Teknis Sentra Industri Gula tersebut adalah untuk melihat secara keseluruhan kegiatan yang dilakukan mulai dari produsen gula kelapa sampai dengan konsumen. Sehingga dapat disimpulkan rekomendasi untuk sistem pemasaran yang paling tepat.








