MengASIhi di Pekan ASI Internasional

Published by LPPSLH on

MengASIhi di Pekan ASI Internasional – Generasi masa depan, adalah generasi yang sehat dan memiliki daya saing tinggi. Anak-anak yang memiliki kecukupan gizi dan daya tahan tubuh yang kuat.

Itulah harapan yang selalu terngiang di setiap benak para orang tua. Harapan besar mereka untuk anak-anak generasi masa depan sangatlah tinggi. Namun, sering tak disadari bahwa menghasilkan generasi yang sehat, memiliki daya saing tinggi, berkecukupan gizi, dan memiliki daya tahan tubuh kuat membutuhkan peran serta orang tua.

Ya, anak yang sehat berawal dari pemberian asupan nutrisi di awal kehidupannya, dalam hal ini adalah ASI. Namun sayang, tak semua anak beruntung mendapatkan ASI dan tak semua orang tua beruntung dapat mengASIhi anak mereka.

Meski ASI tak lain merupakan sumber energi dan nutrisi penting pada anak usia 6-23 bulan. ASI dapat menyediakan setengah atau lebih kebutuhan energi anak antara 6-12 bulan, dan sepertiga kebutuhan energi antara 12-24 bulan. ASI juga merupakan sumber energi dan nutrisi penting selama anak sakit, dan mengurangi kematian pada anak yang kekurangan gizi. Bahkan anak dan remaja yang saat bayi diberi ASI, cenderung akan kurang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas

Berkaitan dengan hal itu, maka WABA (World Alliance for Breastfeeding Action) meluncurkan Pekan Menyusui Sedunia (World Breastfeeding Week) yang diperingati setiap tahun mulai tanggal 1 sampai 7 Agustus di lebih dari 170 negara. Pekan ASI ini digalakan untuk mendorong pemberian ASI, dan meningkatkan kesehatan bayi di seluruh dunia.

Apa yang sebaiknya diketahui?

Tahun 2018, WABA, WHO, UNICEF, dan mitra bekerjasama untuk mempromosikan pentingnya membantu ibu menyusui bayinya, dalam satu jam pertama kehidupan. Kontak kulit-ke-kulit bersama dengan menyusui pada payudara ibu, akan memicu produksi ASI, termasuk kolostrum, juga disebut ‘vaksin pertama’ bayi, karena sangat kaya nutrisi dan antibodi.

Jadi, jika dahulu orang berpikir bahwa ASI pertama tidak boleh diminumkan pada bayi, maka itu adalah mitos. Karena Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dalam satu jam kelahiran, mampu melindungi bayi baru lahir dari penyakit infeksi dan mengurangi kematian bayi baru lahir.

Selain itu memulai menyusui lebih awal, terbukti meningkatkan kemungkinan kelanjutan pemberian ASI yang berhasil. Selain itu, ASI eksklusif selama enam bulan memiliki banyak manfaat bagi bayi dan ibu, di antaranya adalah perlindungan terhadap infeksi saluran cerna dan malnutrisi.

Jadi, tunggu apalagi nih para ibu dan calon ibu. MengASIhi adalah salah satu langkah awal membangun generasi masa depan yang sehat, berdaya saing, memiliki daya tahan tubuh kuat tanpa kekurangan gizi.


1 Comment

AHMAD AMIN · October 29, 2019 at 11:10 am

sangat membantu dan bermanfaat, makasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.