Membongkar Tabir Sakralitas: Analisis Psikologi Komunikasi dan Bias Media pada Kasus Pelecehan di Pesantren

Oleh: Untung Famuji Mahasiswa Magister Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Belakangan ini, ruang publik kita kembali dihentak oleh rentetan kasus kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren. Mulai dari kasus tragis di Pati yang mengorbankan puluhan santriwati, hingga insiden kekerasan di Garut dengan modus membangunkan shalat malam. Sebagai institusi yang seharusnya menjadi rahim…

Karta “Sowan” Presiden

prompt by Muhamad Adib* Kabut pagi masih menggantung rendah di tajuk-tajuk pohon jati ketika Karta melangkah keluar dari gubuknya. Udara dingin khas lereng Gunung Slamet menyusup tak permisi lewat celah-celah baju flanelnya yang sudah pudar dan berbau asap tungku. Di tangannya, sebuah amplop cokelat besar dipeluknya erat, seolah amplop itu berisi nyawanya sendiri. Hari ini,…

Manifesto #SastraAIPemberdayaan

Manifesto #SastraAIPemberdayaan: Menarasikan Jiwa Perubahan Melalui Kolaborasi Sastra dan Teknologi Hari ini, bertepatan pada tanggal 1 Juni 2026, kami berdiri di persimpangan bersejarah antara kemanusiaan, kerja-kerja perubahan sosial, dan inovasi teknologi mutakhir. Selama berpuluh tahun, kerja-kerja pemberdayaan masyarakat—mulai dari keringat para pendamping desa, ketangguhan petani kecil yang mempertahankan tanahnya, perjuangan perempuan pesisir, buruh migran, difable,…

Mengubah Paradigma Bansos: Saatnya Indonesia Terapkan Affirmative Basic Income

KATEGORI: Artikel / Opini TAG: bansos, kemiskinan, kebijakan sosial, affirmative basic income, perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat PENULIS: Dr. Barid Hardiyanto TANGGAL: 13 April 2026 Pemerintah baru-baru ini meluncurkan dokumen bertajuk “Buku Saku 0%: Manfaat dan Penerima Program Dukungan Kesejahteraan Tahun 2026”. Dokumen ini memetakan peta jalan perlindungan sosial secara komprehensif dengan jargon utama: “Negara Hadir,…

Open Recruitment Volunteer Tim Riset Susur Pangan Kelapa Banyumasan 2026

Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya dan Lingkungan Hidup (LPPSLH) membuka kesempatan bagi generasi muda untuk bergabung dalam kegiatan riset kolaboratif melalui program Volunteer Tim Riset Susur Pangan Kelapa Banyumasan Tahun 2026. Program ini dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas intelektual sekaligus ruang aktualisasi diri dalam mengkaji potensi pangan lokal berbasis kearifan budaya. Dalam konteks pembangunan berkelanjutan,…

Grand Challenges Canada Buka Hibah Kesehatan Mental Remaja hingga CAD 1,5 Juta — Indonesia Masuk Daftar Prioritas

Deadline 31 Maret 2026. Organisasi berbasis di Indonesia, terutama yang dipimpin anak muda, sangat didorong untuk mendaftar. Grand Challenges Canada Buka Hibah Kesehatan Mental Remaja hingga CAD 1,5 Juta — Indonesia Masuk Daftar Prioritas Deadline 31 Maret 2026. Organisasi berbasis di Indonesia, terutama yang dipimpin anak muda, sangat didorong untuk mendaftar. PURWOKERTO, LPPSLH.OR.ID – Sebuah…

fundsforNGOs Buka Pintu Dana Internasional: Peluang Emas yang Sering Dilewatkan NGO Indonesia

Platform global penyedia informasi hibah kini hadir di WhatsApp. Tapi seberapa banyak NGO lokal yang tahu cara memanfaatkannya? PURWOKERTO, LPPSLH.OR.ID – Di balik ribuan proposal yang kandas setiap tahun, ada satu masalah yang jarang dibicarakan: bukan soal kapasitas NGO, melainkan soal akses informasi. Banyak lembaga masyarakat sipil di Indonesia yang sebenarnya layak mendapatkan hibah internasional,…

Kompetisi Startup Agrifood Global Dibuka, Inovator Muda Indonesia Bisa Punya Peluang Raih Hadiah dan Akses Investor Internasional

Program kompetisi global Startup Innovation Awards kembali dibuka untuk menjaring inovasi teknologi di sektor pangan dan pertanian dari generasi muda di berbagai negara. Ajang ini menjadi bagian dari inisiatif Youth Innovation Lab yang dikembangkan oleh World Food Forum untuk mendorong transformasi sistem pangan dunia melalui teknologi dan kewirausahaan. Kompetisi ini dirancang untuk menampilkan startup yang…

Bukan Sekadar Protes: Inovasi Advokasi Digital LPPSLH yang Mengubah Cara Warga Memperjuangkan Haknya

Purwokerto, Januari 2026 — Warga sudah lama frustrasi dengan jalan berlubang yang tak kunjung diperbaiki. Kali ini, mereka tidak hanya mengeluh. Mereka membuat peta. Selama ini, advokasi publik di Indonesia terjebak dalam dua pilihan. Pertama, demonstrasi di jalanan yang mudah diabaikan. Kedua, petisi online yang ramai sesaat lalu tenggelam. LPPSLH hadir dengan pilihan ketiga. Mereka…