Pembentukan Kelembagaan Bersama Penghayat Kepercayaan. Acara di mulai pada pukul 19.00 WIB, bertempat di rumah penghayat yang berada di desa Wanasari, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 20 orang penghayat kepercayaan yang terdiri dari penghayat Sapto Darmo, Medal Urip, dan Putra Romo. Kegiatan di buka dengan prolog kegiatan yang diman kegiatan ini merupakan alternatif dari para peghayat yang belum mau bergabung di MLKI Kabupaten Brebes. MLKI Kabupaten Brebes baru di bentuk pada tanggal 28 Maret 2018 yang di fasilitasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Brebes.

Pada keiatan ini peserta mendapatkan Capacity Building tentang keorganisasian yang disampaiakan oleh Fasilitator. Fasilitator menyampaikan pengertian-pengertian organisasi menurut para ahli didunia, tujuan dari organisasi, dan ciri-ciri organisasi. Fasilitator menegaskan bahwa dalam sebuah organisasi merupakan sebuah satu kesatuan bagian yang tidak dapat dipisahkan. Tentunya setiap pengurus dan anggoat dari sebuah organisasi. Selanjutnya dilakukan tanya jawab antara peserta dengan fasilitator

Suharjo Menanyakan bagaimana tips dan trik dalam berorganisasi supaya tetap solid. Fasilitator memberikan pengalamannya dalam berorganisasi untuk menjawab pertanyaan dari peserta. Kebiasaan yang buruk dalam organisasi adalah etiap anggota tidak sadar peran dan tanggung jawabnya. Ia mencontohkan yang memimpin rapat, membuat surat, mendistribusikan surat, yang memegang uang di lakukan oleh ketua. Itu merupakan contoh yang tidak baik dan di beberapa organisasi sudah terjadi seperti itu yang berdampak kepada tidak jalannya organisasi tersebut. Ia menambahkan pula adanya kepentingan politik yang di masukan dalam organisasi tersebut juga berdampak akan kehancurn organisasi yang bersifat sosial.

Setelah selesai materi capacity buildingnya forum diserahkn kembali ke khanif selaku moderator acara. Selanjutnya dilakukan perumusan nama lembaga yang akan di bentuk. Setelah dilakukan diskusi bersama, forum bersepakat dengan nama Forum Komunikasi Penghayat Brebes atau disingkat FKPB. Pemilihan FKPB ini berdasarkan kepada fungsi dan tujuannya, yang dimana wadah ini sebagai komunikasi antar penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Kabupaten Brebes. bukan hanya terbatas pada komunikasi saja, forum komunikasi ini juga akan melakukan kerja-kerja sosial untuk kemajuan para penghayat di Kabupaten Brebes.

Untuk selanjutnya akan diadakan pertemuan rutin forum komunikasi, melakukan pendataan siswa setiap paguyuban, dan melakukan koordinasi dengan para pihak.

Categories: ArtikelNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *