Pentingnya Pengarusutamaan Gender Untuk Pengelolaan Hutan

Published by LPPSLH on

Pentingnya Pengarusutamaan Gender Untuk Pengelolaan Hutan – Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumber daya dan Lingkungan Hidup (LPPSLH) yang mendapatkan mandat program dari DGM Indonesia (Pengelola Program Akses Masyarakat atas Sumber Daya Hutan) bersama dengan Pemerintahan Desa Gerduren, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas dan LMDH Sekar Wuni bermaksud mendorong agar wilayah hutan yang ada di Desa Gerduren mendapatkan Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) dari Presiden melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Dalam kerangka itulah, perlu dipersiapkan sumber daya termasuk didalamnya sumber daya manusianya. Salah satu materi yang perlu dipelajari adalah gender mainstreaming atau pengarusutamaan gender khususnya dalam pengelolaan hutan.

Selama ini pengelolaan hutan seringkali dianggap sebagai aktivitas “laki-laki”. Padahal kalau kita lihat pada praktiknya keterlibatan perempuan sangat besar. Tapi seringkali keterlibatannya tidak dianggap dan akhirnya menyingkirkan akses perempuan terhadap (hasil) hutan.

Untuk itulah, perlu dibangun kesadaran bersama antar pihak yang terlibat dalam pengelolaan hutan agar pengelolaan hutan ke depan akan lebih berarti baik bagi perempuan maupun laki-laki dan seluruh masyarakat.

 Tujuan utama dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatnya kapasitas warga dalam hal pengarusutamaan gender, warga dapat mempraktikkan pengarusutamaan gender/ pembagian peran dalam pengelolaan hutan, dan rencana tindak lanjut dari pelatihan ini mampu menjadi bagian dari draft rencana kelola hutan yang berperspektif gender.


1 Comment

YULI · October 21, 2018 at 1:56 pm

Untuk itulah, perlu dibangun kesadaran bersama antar pihak yang terlibat dalam pengelolaan hutan agar pengelolaan hutan ke depan akan lebih berarti baik bagi perempuan maupun laki-laki dan seluruh masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.