,

Silaturahmi Diaspora Yayasan LPPSLH Ingatkan Kita Pentingnya Kemajuan dan Kemandirian Daerah

Selasa, 18 Juli 2017. Bertempat di Pendopo Si Panji Banyumas, Yayasan LPPSLH menyelenggarakan Silaturahmi bersama. Acara yang dibuka oleh Bupati Banyumas tersebut dihadiri oleh unit-unit kerja Yayasan LPPSLH, alumni LSM LPPSLH, masyarakat dampingan, instansi pemerintah yang pernah menjalin kerjasama dengan LPPSLH, lembaga donor, budayawan, mahasiswa, instansi pendidikan, kesehatan, dan juga Bupati Banyumas.

SILATURAHMI DIASPORA YAYASAN LPPSLH INGATKAN KITA PENTINGNYA KEMAJUAN DAN KEMANDIRIAN DAERAH

Direktur LPPSLH, Bupati, dan Pembina LPPSLH menyanyikan lagu Indonesia Raya dalam Pembukaan Silaturahmi

 

Silaturahmi Diaspora Yayasan LPPSLH Ingatkan Kita Pentingnya Kemajuan dan Kemandirian Daerah

Bupati Banyumas Achmad Husein membuka acara Silaturahmi Yayasan LPPSLH

Mengusung tema Kemitraan Untuk Kemajuan dan Kemandirian Daerah, sepertinya memang sangat sesuai. Karena kita menyadari bahwa LPPSLH berpusat di daerah, dan Banyumas saat ini tak hanya sekedar daerah, melainkan menjadi sebuah kota yang sedang mengalami masa perkembangan yang cukup pesat. Bangkit Ari Sasongko selaku Direktur LPPSLH pun berujar bahwa ada banyak potensi yang bisa dikembangkan di Banyumas, dan LPPSLH sangat menyadari hal itu. Tak heran jika hingga saat ini sudah ada banyak sekali jenis pendampingan yang dilakukan, mulai dari mendampingi masyarakat marginal dalam bidang kesehatan dan pencegahan HIV/AIDS, pendampingan penderes atau petani gula kelapa, hingga pendampingan komunitas penghayat yang hingga saat ini belum dapat menikmati akses layanan pemerintahan dan umum dengan baik.

“Ada banyak pendampingan yang dilakukan, namun alangkah baiknya jika setiap petugas lapangan dapat mendokumentasikan kegiatannya dengan baik, bisa dalam bentuk buku atau pelaporan, sehingga kelak hal itu akan berguna bagi petugas lapangan selanjutnya.” begitulah saran yang disampaikan secara tersirat dari Bupati Banyumas, Achmad Husein. Karena beliau berpendapat bahwa jika petugas lapangan senior sempat melakukan kesalahan dalam proses pendampingannya, maka kelak petugas lapangan juniornya tak perlu melakukan kesalahan serupa, karena ia akan belajar dari dokumen pendampingan terdahulunya.

Tak keliru, karena jelas bahwa kehidupan ini adalah salah satu proses belajar, dimana kita dapat mengambil pelajaran baik dari pengalaman yang telah dilalui, dan terhindar dari kesalahan serupa. Dalam kesempatan Silaturahmi Yayasan LPPSLH, Budayawan dan Sastrawan asli Banyumas Ahmad Tohari pun menyampaikan bahwa sangat penting menyeimbangkan proses pendampingan, dalam bidang kehidupan sosial dan bermasyarakat, antara lain memalui silaturahmi yang baik.

http://www.lppslh.or.id/artikel/silaturahmi-diaspora-yayasan-lppslh-ingatkan-kita-pentingnya-kemajuan-dan-kemandirian-daerah/

Orasi Budaya dari Ahmad Tohari selaku salah satu Sastrawan dan Budayawan Asli Banyumas

Silaturahmi Diaspora Yayasan LPPSLH Ingatkan Kita Pentingnya Kemajuan dan Kemandirian Daerah, karena pada dasarnya hal ini adalah salah satu tanggungjawab yang harus kita emban bersama. Hal tersebut pun coba diwujudkan dengan penuh konsistensi oleh LPPSLH, maka tak heran di usianya yang sudah menginjak 30 tahun ini, LPPSLH masih kokoh berdiri utuk meningkatkan kemajuan dan kemandirian daerah setempat.

Silaturahmi Diaspora Yayasan LPPSLH Ingatkan Kita Pentingnya Kemajuan dan Kemandirian Daerah

Team LSM LPPSLH yang menjadi salah satu bagian dari Yayasan LPPSLH

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *