KEPEDULIAN MASYARAKAT KAMPUNG SRI RAHAYU DALAM PENANGGULANGAN HIV & AIDS

Published by LPPSLH on

Ketua KPA Kabupaten Banyumas hadir dalam pelepasan jalan sehat masyarakat Kampung Sri Rahayu

Ketua KPA Kabupaten Banyumas hadir dalam pelepasan jalan sehat masyarakat Kampung Sri Rahayu

 

Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) di Kabupaten Banyumas dimulai tanggal 1 Desember 2012, dan telah mencapai puncak pada tanggal 9 Desember 2012 di Kampung Sri Rahayu. Melalui Tema “Selamatkan Perempuan dan Anak dari HIV dan AIDS”, momen puncak peringatan HAS ini dikemas secara berbeda.Berbagai kegiatan partisipatif seperti jalan sehat dan pertunjukan kesenian kuda lumping disambut meriah oleh masyarakat Kelurahan Karang Klesem, terutama Kampung Sri Rahayu.

Kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kab. Banyumas, Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya dan Lingkungan Hidup (LPPSLH) dan juga swadaya masyarakat Kampung Sri Rahayu.

Peringatan HAS Kampung Sri Rahayu dibuka secara khusus oleh Wakil Bupati Banyumas, selaku Ketua KPA, pada pukul 08.00 WIB. Dihadiri oleh berbagai institusi pemerintah, seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Pemerintah (DKK) Kab. Banyumas, Puskesmas Purwokerto Selatan dan Puskesmas Purwokerto Timur, serta jajaran pemerintah desa dan kecamatan. Berbagai elemen sipil terdiri dari LSM, mahasiswa , aktivis dan komunitas peduli AIDS di Kabupaten Banyumas juga turut menyemarakkan acara.

Diawali dengan jalan sehat yang diikuti lebih dari 400 warga Kampung Sri Rahayu dan sekitarnya, Ketua KPA nampak antusias melepas peserta dari garis start. Setelah mengitari wilayah Kelurahan Karang Klesem selama kurang dari satu jam, satu-persatu peserta memasuki garis finish. Disambut dengan persembahan lagu dari parsitipan warga, para peserta menikmati konsumsi gratis yang telah disediakan oleh panitia. Puluhan hadiah menarik dibagikan oleh pembawa acara melalui permainan dan kuis seputar HIV dan AIDS.

Menjelang pukul 11.00 WIB, hadiah utama berupa satu lemari es telah diterima oleh peserta gerak jalan melalui pengundian tiket. Pembawa acara menyampaikan salam penutup dengan meneriakkan slogan acara pada hari itu. “Stop AIDS melalui kesetaraan gender untuk menghapus segala stigma dan diskriminasi”. Warga Kampung Sri Rahayu satu-persatu meninggalkan lapangan dan bersiap untuk menyaksikan pertunjukan kesenian kuda lumping pada sore harinya.

Categories: Others

2 Comments

Desa Gentasari · December 17, 2012 at 1:13 am

Salut untuk kampung Sri Rahayu, salam dari desa kami

yuliana · December 20, 2012 at 3:47 am

Terimakasih, atas dukungannya 🙂
Seremonial tersebut diatas sebenarnya tidak membutuhkan biaya yang banyak, sebagian justru berasal dari swadaya masyarakat. Yang terpenting adalah melatih kepedulian dan solidaritas komunitas marjinal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.